Jumat, 15 April 2016

Dampak Negatif Penggunaan Antiseptik untuk Membersihkan Organ Kewanitaan

Dampak Negatif Penggunaan Antiseptik untuk Membersihkan Organ Kewanitaan

Dampak Negatif Penggunaan Antiseptik untuk Membersihkan Organ Kewanitaan - Miss V merupakan mahkota wanita yang harus dijaga dan dirawat. Menjaga kebersihan Miss V menjadi keharusan bagi setiap wanita. Akan tetapi seringkali para wanita terlalu berlebihan dalam membersihkannya karena khawatir dengan munculnya bau tidak sedap dari Miss V. Padahal hal itu tidak baik bagi Miss V itu sendiri. Banyak wanita yang melakukan tindakan salah kaprah tentang cara membersihkan Miss V. Salah satunya yaitu penggunaan antiseptik berlebihan sehingga membunuh bakteri alami yang justru melindungi Miss V secara alami.

Menurut Harry Parathon, Dokter spesialis obstetri dan ginekologi dari RS Pondok Indah, dalam diskusi dengan media di Jakarta pada Kamis (21/1/2016), Miss V memang memiliki aroma khas tersendiri yang berasal dari bakteri Lactobacillus yang hidup di area vagina. Bakteri Lactobacillus ini adalah bakteri baik yang justru melindungi Miss V dari infeksi.


Meskipun bakteri ini menimbulkan bau kecut pada Miss V, namun bila bakteri lactobacillus ini mati, justru jamur dan bakteri malah akan tumbuh, dan Miss V bisa terkena virus. Penggunaan antiseptik yang berlebihan untuk membersihkan Miss V dapat menjadi penyebab kematian bakteri lactobacillus ini. Menurut Harry, membersihkan Miss V dengan antiseptik merupakan tindakan yang salah kaprah.

Miss V telah memiliki proteksi alami dari Sang Pencipta untuk menjaga kebersihannya. Cara yang tepat untuk membersihkan Miss V cukup dicuci dengan sabun biasa dan tidak berlebihan. Hindari penggunaan sabun mengandung antiseptik yang justru hanya akan membunuh bakteri lactobacillus. Menggunakan antiseptik bisa membunuh bakteri alami di Miss V dan bisa mengganggu suasana asam menjadi basa.

dr. Puspita Komala Sari, anggota Redaksi Medis Kedokteran Umum KlikDokter.com juga menuturkan bahwa tidak direkomendasikan bagi para wanita untuk menggunakan produk-produk antiseptik yang saat ini banyak beredar. Hal itu dikarenakan antiseptik merupakan suatu agen yang berfungsi mencegah, memperlambat, atau menghentikan pertumbuhan kuman pada bagian permukaan luar dari kulit. Apabila penggunaan produk-produk antiseptik terus dilakukan, maka akan mengganggu keseimbangan lingkungan bakteri normal (lactobacillus) sehingga bakteri-bakteri jahat dapat masuk ke dalam Miss V dan menyebabkan infeksi serta berbagai penyakit. Bakteri jahat itu bisa berasal dari produk antiseptik itu sendiri.

Buat para wanita, jangan mudah tergiur dengan iming-iming iklan yang menawarkan produk-produk antiseptik untuk membersihkan daerah kewanitaan. Yang namanya iklan selalu menggirukan dan tampak seolah-olah apa yang diucapkan dan divisualisasikan adalah 100% sesuai dengan kenyataan. Padahal itu hanya teknik marketing saja. Lebih baik, berkonsultasilah secara langsung dengan dokter/spesialis yang memahami betul tentang hal itu.

Coba deh kita perhatikan mbah-mbah kita, dulu tidak ada antiseptik seperti saat ini. Toh nyatanya Miss V mereka juga sehat dan tidak mudah terserang penyakit atau virus berbahaya. Jadi kalau dipikir-pikir, sebenarnya gaya hidup wanita modernlah justru merusak diri wanita itu sendiri. Berawal dari pola pikir menuju pola hidup.

So, sebagai wanita harus cerdas dan jeli memilih dan memilah produk yang mana yang aman dan tidak aman bagi kesehatan dirinya sendiri. Karena sekarang zaman KW dan salah kaprah, seperti penggunaan antiseptik untuk membersihkan Miss V yang telah lama dianggap kaprah namun ternyata hal itu adalah sebuah kesalahan. Semoga tulisan singkat tentang Dampak Negatif Penggunaan Antiseptik untuk Membersihkan Organ Kewanitaan ini bermanfaat buat para wanita. :)

1 Response to Dampak Negatif Penggunaan Antiseptik untuk Membersihkan Organ Kewanitaan

Ilmunikah.com - Maha Templates
Back To Top