Jumat, 15 April 2016

Haruskah Menceritakan Masa Lalu Kita Kepada Pasangan?

Pentingkah menceritakan masa lalu kita kepada pasangan? - Setiap manusia memiliki masa lalu. Aku, kamu, kita, dia, dan semuanya memiliki masa lalu yang berbeda-beda. Entah yang membahagiakan atau menyedihkan, buruk atau indah, masa lalu adalah bagian dari kehidupan yang tersimpan rapi dalam perjalanan hidup seseorang. Ada masa lalu yang selalu manis untuk dikenang, ada pula yang ingin dilupakan sama sekali.

Ketika kita menjalin hubungan asmara dengan seseorang, secara tidak langsung di situ telah menyatu dua insan dengan dua kisah masa lalu yang berbeda. Setiap orang punya cara yang berbeda-beda dalam menyikapi masa lalu kekasihnya. Oleh karenanya, kita perlu berpikr dua atau tiga kali jika ingin menceritakan masa lalumu sama dia. Apalagi bila masa lalu yang ingin kita ceritakan itu tentang kisah cinta kita yang dulu.

Bagaimanapun juga, diri kita saat ini dipengaruhi dan dibentuk oleh serangkaian pengalaman di masa lalu. Karena masa lalu, mungkin sekarang kita menjadi sosok yang lebih baik, atau mungkin malah sebaliknya. Dan kekasih kita, mungkin sama sekali tidak tau seperti apa masa lalumu bila kita tak pernah menceritakannya.

Pentingkah menceritakan masa lalu kita kepada pasangan?

Tidak setiap orang siap menerima cerita dari kisah masa lalu kekasihnya. Terkadang, gara-gara cerita masa lalu malah menimbulkan konflik dalam sebuah hubungan. Seperti yang dialami oleh keluarga kecil yang tinggal dekat kampusku, gara-gara cemburu dengan cerita suaminya tentang masa lalunya, si istri minta cerai dan kembali ke rumah orang tuanya. Padahal mereka sudah punya dua anak. Dan mungkin masih banyak kisah serupa yang terjadi di sekitar kita. Semua karena ketidaksiapan seseorang untuk menerima masa lalu kekasihnya.

Belajar dari peristiwa di atas, ada beberapa poin yang perlu dipertimbangkan sebelum kita hendak menceritakan masa lalu kita kepada pasangan kita. Lihat dulu bagaimana karakter pasangan kita. Pastikan bahwa dia adalah seorang kekasih yang benar-benar tulus mencintai dan siap untuk menerima segala keburukan, kesalahan, dan kekurangan yang telah kita perbuat di masa lalu.

Rasanya tidak enak juga ketika kita terus menyembunyikan masa lalu kita di hadapan orang yang mencintai kita. Namun terkadang di sisi lain, kita memutuskan untuk bungkam karena demi menjaga keharmonisan hubungan kita dengannya. Salah satu prinsip utamanya adalah saling percaya satu sama lain. Bila saling percaya telah kuat, insyaallah seperti apa pun kisah masa lalu kita, dia akan bisa menerimanya.

Ada beberapa orang yang menutup rapat-rapat kisah cinta masa lalunya kepada pasangannnya. Pernah aku punya pacar yang sama sekali tidak pernah mau menceritakan bagaimana kisah cinta masa lalunya. Padahal sudah berkali-kali aku meminta dia untuk menceritakannya. Setiap kali aku agak memaksa, dia malah marah-marah dan memintaku untuk tidak usah mengungkit-ungkit lagi kisah masa lalunya. Lucunya, dia sendiri selalu memaksaku untuk jujur dan terbuka tentang semua masa laluku. Kalau tidak ku turuti, pasti dia marah-marah. Akhirnya, hubunganku dengan dia putus juga, karena aku benar-benar tidak tahan dengan sikapnya.

Dalam konteks ini, masa lalu yang dimaksud terkait dengan hubungan percintaan. Ada beberapa opini yang mengatakan kalau antara pria dan wanita itu memiliki perbedaan yang cukup signifikan dalam menyikapi masa lalu. Pria pada umumnya lebih mempermasalahkan dan sering kepo sama masa lalu kekasihnya. Sedangkan bagi wanita, masa lalu bukanlah sesuatu yang penting untuk kembali diangkat ke permukaan. Wanita lebih fokus pada orientasi masa kini dan masa depan yang ingin dibangun bersama. Namun tidak menutup kemungkinan juga hal itu berlaku sebaliknya. Sebab yang namanya sikap, karakter, dan watak setiap orang selalu berbeda-beda, naik-turun, dan tidak bisa dirumuskan secara jelas.

Kembali kepada pertanyaan kita di awal, penting dan perlukah menceritakan masa lalu, terutama yang menyangkut tema percintaan kita kepada pasangan? Jawabannya tergantung situasi, kondisi, dan bagaimana karakter pasangan anda. Sebagai orang yang sudah berani berkomitmen manjalin hubungan dengan seseorang, tentu kita lebih tau, paham, dan bisa memilih serta memilah mana yang penting dan tidak penting untuk kebaikan hubungan kita. Bahkan kata salah seorang dosen saya, boleh hukumnya berbohong kepada pasangan bila hal itu bertujuan untuk menambah romantisme dalam hubungan. Wallahu a’lam.

0 Komentar Haruskah Menceritakan Masa Lalu Kita Kepada Pasangan?

Posting Komentar

Ilmunikah.com - Maha Templates
Back To Top