Sabtu, 03 September 2016

Kemunafikan Terselubung di Abad Modern

Dewasa ini, kita dapat dengan mudah menemukan dan bahkan melakukan kemunafikan-kemunafikan. Dengan kecanggihan teknologi saat ini, orang dapat dengan mudah menyembunyikan dirinya yang sebenarnya dan menampilkan apa yang tidak sebenarnya dari dirinya, alias palsu.

Dengan kecanggihan teknologi saat ini, satu kemunafikan yang ditampakkan melalui ucapan dan tulisan, dalam hitungan detik bisa tersebar ke seluruh dunia. Orang bisa dengan mudah mengucapkan dan menulis sesuatu yang palsu. Andai saja kita diberi kelebihan untuk mengetahui hakikat dari segala sesuatu, tak terbayangkan betapa banyaknya kemunafikan yang keluar dari mulut orang-orang dan yang tertulis di media massa saat ini.


Saat ini kita lebih banyak melakukan komunikasi dengan orang-orang di sekitar kita tanpa melihat bagaimana ekspresi wajah mereka secara langsung. BBM, Whatsaapp, dan SMS merupakan alat komunikasi yang lebih banyak kita gunakan saat ini, dibandingkan bertemu secara langsung dengan partner komunikasi kita. Disadari atau tidak, media-media komunikasi tersebut sebenarnya tidak efektif dalam membangun kedekatan kita secara emosional dengan partner komunikasi kita. Oleh karenanya, berkomunikasi dengan media-media tersebut sering memunculkan salah paham, salah persepsi, prasangka buruk, bahkan konflik.

Ketahuilah, bahwa yang menjadi cermin hati dan kepribadian seseorang adalah perilakunya. Dalam skala yang lebih kecil, bisa dilihat dari wajahnya. Seseorang yang wajahnya selalu berseri-seri dan banyak tersenyum, mencerminkan kelembutan hatinya. Wajah seseorang ibarat bayangan dari apa yang ada di dalam hatinya. Sama halnya seperti bayangan sebuah benda yang bentuknya tentu saja tidak jauh berbeda dengan bentuk asli benda tersebut. Dan kemana saja benda itu bergerak, maka bayangannya akan senantiasa mengikutinya.

Begitulah korelasi antara wajah dan hati seseorang. Apa yang tersembunyi dalam hati, akan terefleksi oleh cermin yang bernama wajah. Bagi orang-orang yang oleh Tuhan dikaruniai kemampuan bashiroh, dapat mengetahui isi hati seseorang cukup dengan melihat wajahnya.

Berdasarkan persepektif di atas, tiada jalan untuk memperbaikinya selain berusaha untuk memperbaiki akhlak kita. Dimulai dari diri sendiri, kemudian merambah ke ranah yang lebih luas, yakni keluarga dan masyarakat. Akhlak tidak hanya menyangkut perbuatan-perbuatan lahiriah saja, namun juga yang bersifat batiniah, jujur sejak dalam hati, pikiran, dan perbuatan. Hati dan pikiran merupakan sesuatu yang bersifat batiniah, sedangkan perbuatan menyangkut aktifitas lahiriah. Sebagaimana wajah adalah cerminan dari keadaan hati seseorang, tertanamnya kejujuran dalam hati dan fikiran seseorang akan nampak dalam perbuatan lahiriahnya.

Di samping itu, kita juga harus senantiasa mawas diri atas berbagai kepalsuan yang ada di sekeliling kita. Agar kita tidak menjadi orang yang mudah untuk dipermainkan dan dibodohi oleh oknum-oknum yang sengaja ingin menebarkan berbagai kemudharatan terhadap umat manusia melalui berbagai kemunafikan terselubung yang mereka propagandakan.

0 Komentar Kemunafikan Terselubung di Abad Modern

Posting Komentar

Ilmunikah.com - Maha Templates
Back To Top