Kamis, 15 September 2016

Menjalin Hubungan Karena Kesepian atau Kesiapan?

Banyak orang yang menjalin hubungan dengan seseorang karena KESEPIAN, bukan KESIAPAN. Bisa jadi kita termasuk di dalamnya, yang karena merasa tidak betah hidup dalam kesendirian sebagai seorang jomblo, kemudian kita sibuk mencari seseorang untuk kita jadikan pasangan yang dengan kehadirannya kita berharap dapat mengusir rasa kesesepian dalam hati. Padahal sebetulnya kita belum benar-benar siap untuk menjalani hubungan yang serius. Hubungan yang tidak hanya menyatukan dua insan, namun juga menyatukan dua keluarga dalam suatu ikatan yang sah di mata agama maupun negara. Baca juga Mengapa Komitmen itu Penting dalam Sebuah Hubungan?

Kebanyakan orang sekarang memiliki ponsel yang di dalamnya terdapat aplikasi media sosial dan instant messaging yang bermacam-macam, mulai dari whatsapp, BBM, Line, dan sejenisnya. Untuk apa semua itu? Tentu saja untuk memudahkan berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain. Masalahnya adalah, orang (baca: jomblo) kemudian akan merasa galau dan kesepian ketika berhadapan dengan kenyataan bahwa di satu sisi dia memegang ponsel dengan beragam fitur untuk berkomunikasi, sementara tidak ada ‘orang lain’ yang diajak untuk berkomunikasi. Lantas apa gunanya memiliki media komunikasi tapi tidak ada lawan komunikasinya?

Di sini saya ingin mengatakan, bahwa kecanggihan teknologi yang diciptakan manusia tanpa disadari justru menjadi bumerang bagi manusia itu sendiri. Hubungan yang kita jalin dengan seseorang, seringkali didasari karena faktor ‘hp sepi’ saja. Saya sering menjumpai banyk orang yang mengeluh bahwa Ponselnya seperti kuburan, padahal di dalamnya ada berbagai aplikasi komunikasi. Kepemilikan akun media sosial yang bermacam-macam, justru berpotensi besar mendatangkan rasa sepi dan galau pada diri seseorang apabila ia tidak memiliki seorang partner komunikasi. Dari situlah kemudian muncul dorongan untuk mencari dan menjalin hubungan yang secara tidak sadar motif dasarnya berasal dari KESEPIAN.

Dalam menjalin hubungan dengan seseorang, tidak seharusnya hanya didasari untuk mengusir rasa kesepian saja. Akan tetapi karena kita benar-benar siap untuk serius berkomitmen dengannya. Siap dari segi fisik, psikis, maupun finansial. Yang jelas, kita harus evaluasi diri dulu, apakah kita telah benar-benar memiliki kesiapan untuk menjalin hubungan dengan seseorang atau belum. Bila memang sudah siap, selanjutnya adalah menata, meluruskan, dan memantabkan niat. Karena bagaimanapun juga, niat awal sangat menentukan proses dan hasil akhirnya. Jadi, saatnya kita kembali bertanya pada diri kita sendiri, ingin menjalin hubungan karena KESEPIAN atau KESIAPAN..??

0 Komentar Menjalin Hubungan Karena Kesepian atau Kesiapan?

Posting Komentar

Ilmunikah.com - Maha Templates
Back To Top