Kamis, 15 September 2016

Tips Memilih Seseorang yang Pantas Dijadikan Idola

Pada dasarnya, setiap orang seharusnya memiliki idola. Dan saya yakin memang begitulah kenyataannya. Sebab salah satu metode pembelajaran dalam hidup yang paling ampuh yaitu keteladanan. Dan keteladanan itu akan akan mudah untuk ditiru dan dipahami bila berasal dari seseorang yang diidolakan, mengapa? Karena ketika mengidolakan seseorang, maka secara otomatis kita akan termotivasi, terinspirasi, cenderung meniru serta menyukai apa saja yang dilakukannya.

Orang yang menjadi idola kita, akan sangat berpengaruh bagi diri kita entah dalam sisi positif atau negatifnya. Oleh karena itu, kita perlu selektif dalam memilih siapa yang pantas untuk kita idolakan, yang mampu memotivasi dan menjadi teladan yang baik untuk kehidupan kita.

Sebagai contoh, misalnya kita mengidolakan seorang penulis, maka membaca karya-karyanya merupakan hal yang kita sukai. Bahkan kita juga termotivasi untuk menjadi seorang penulis dan menghasilkan karya-karya seperti penulis tersebut. Ketika kita mengidolakan seorang guru atau ustad, maka kita akan menjadikan sosoknya sebagai teladan dalam cara bertingkah laku serta selalu mengingat dan berusaha mengamalkan nasehat-nasehat bijak yang dikatakannya.

Namun ada satu hal penting yang perlu dicatat. Boleh kita mengidolakan seseorang, namun jangan sampai kita justru kehilangan jati diri kita sendiri. Dengan kata lain, jangan sampai jati diri kita sepenuhnya tergantikan oleh jati diri dari seseorang yang kita idolakan itu. Terkadang, ketika kita mengidolakan seseorang, tanpa sadar kita telah menghidupkan diri orang lain pada diri kita. Kita justru lebih bangga dikenal dengan sosok orang lain daripada dikenal sebagai diri kita sendiri dengan jati diri kita yang asli. Oleh karena itulah, prinsip yang harus kita pegang adalah dengan menjadikan teladan dan motivasi orang yang kita idolakan, tanpa mengizinkan dia menjadi pengganti jati diri kita sepenuhnya.

Buktikan bahwa kita mampu lebih baik dengan jati diri kita sendiri tanpa memungkiri bahwa seseorang yang menjadi idola kita juga berkontribusi positif bagi perbaikan kualitas diri kita. Kita juga harus berterimakasih kepada idola yang berkontribusi positif pada kita, sebab melalui dialah Allah memberikan sebagian dari karunianya. Kita patut untuk mensyukuri kehadirannya dalam hidup kita. Itu semua bagian dari skenario Allah untuk memperbaiki diri kita. Baca juga 7 Tips Menjaga Hubungan Cinta Agar Langgeng dan Harmonis

Diolah dari status FB Iffah Al Khazim

0 Komentar Tips Memilih Seseorang yang Pantas Dijadikan Idola

Posting Komentar

Ilmunikah.com - Maha Templates
Back To Top