Minggu, 30 Oktober 2016

Ketahuilah, Jodoh Itu Bukan Cuma Ditunggu Kawan

Jodoh itu bukan cuma ditunggu, tapi juga perlu diikhtiari. Berkaitan dengan hal ini, Saya pernah mendapatkan sebuah nasehat yang sangat berharga dari mbak Sekuntum Mawar Merah. Begini bunyinya:
"Diterima ato tidak,tetap harus mencoba mengungkapkan, yang penting menjalankan proses menyatakan cinta dengan cara yang terbaik dan segenap kemampuan, nek diterima akan sangat bersyukur, nek gak diterima yo kudu tetep bersyukur,,,"
Nasehat itu layaknya Tawon yang menyengat kesadaran saya yang seringkali takut mengungkapkan perasaan pada seseorang karena takut ditolak. Entah mengapa rasanya saya merasa minder dan krisis percaya diri, bahwa saya tidak pantas untuk bersanding menjadi pendamping hidup orang yang saya sukai. Padahal di sisi lain, sudah beberapa wanita yang naksir sama saya (PD banget) tapi terpaksa tidak saya respon karena saya memang tidak yakin dan tidak "sreg" sama mereka,hehe Baca juga Masih Betah sama Comfort Zone?

Tapi setidaknya dari mereka dan nasehat mbak mawar tadi saya banyak mendapatkan pelajaran hidup yang berharga. Intinya, jangan pernah "coba-coba" dalam urusan perasaan. Kalau memang, misalnya, anda tidak begitu yakin dan sreg sama seseorang, bersikaplah sebiasa mungkin, jangan sampai dia merasa anda PHPkan.

Dari nasehat mbak mawar tadi, saya menyimpulkan bahwa masalah jodoh itu memang harus diusahakan. Kalau tidak mau usaha, minimal berani mengungkapkan cinta, ya tentu sulit kita mendapatkan jodoh. Jangan bilang kalau anda mau Tawakkal, kalau sebenarnya apa yang anda pahami tentang Tawakkal itu hanyalah kemalasan dan ketakutan.

Sedikit berbicara tentang Tawakkal, banyak orang yang salah memaknainya. Analogi sederhana tentang Tawakkal itu seperti "Ketika kita menabur benih di bumi, lalu kita berusaha merawatnya sebaik dan semaksimal mungkin, dan hasil akhirnya kita serahkan pada Tuhan". Jadi, tawakkal itu tentang hasil, yang memang di luar kuasa kita untuk menentukannya. Namun sebelum itu, ada proses dan intervensi yang kita lakukan, yaitu dengan proses penanaman dan perawatan itu tadi. Tuhan itu Maha Bijaksana, Dia memberi sebanding dengan tingkat kesungguhan ikhtiar atau usaha kita. Kalau ikhtiar kita sungguh-sungguh, maka Insyaallah hasilnya pun akan baik. Pun pula sebaliknya, kalau usaha saja tidak mau, dari mana kita mendapatkan hasil?

Masih banyak orang yang kalah sebelum berperang. Maksud hati sudah pengen banget menikah, sementara jodoh saja belum punya karena yang dilakukan hanya menunggu...menunggu...dan terus menunggu. Kalau terus seperti itu, mungkin pada akhirnya Allah akan mendatangkan jodoh untuknya, tapi kita ini makhluk yang free will, artinya kita diberi kebebasan untuk memilih mana yang menurut kita paling cocok, tidak hanya pasrah.

0 Komentar Ketahuilah, Jodoh Itu Bukan Cuma Ditunggu Kawan

Posting Komentar

Ilmunikah.com - Maha Templates
Back To Top