Jumat, 23 Juni 2017

4 Alasan Dinikahinya Seorang Wanita

Cita-cita untuk membangun keluarga yang sakinah mawaddag dan rahmah harus dimulai sejak dalam proses memilih calon pasangan. Sebagai calon suami, seorang pria harus memilih calon istri yang baik. Begitu pula sebaliknya, sebagai calon ibu dan istri, seorang wanita harus memilih suami yang baik pula.

Suami-istri yang baik, adalah pendidik yang baik bagi anak-anaknya. Keduanya merupakan pendidik pertama dan utama bagi anaknya. Namun pada kenyataannya, mencari jodoh tidak semudah yang kita bayangkan. Ada hal-hal tertentu yang harus benar-benar kita pertimbangkan matang-matang untuk menghindari penyesalan di kemudian hari.

Ketika dua insan telah terikat dalam sebuah pernikahan, mereka akan menjadi ayah dan ibu untuk anak-anaknya. Mereka memiliki peran yang paling besar bagi pembentukan kepribadian dan pendidikan anak-anaknya melalui lingkungan keluarga. Kedua orangtua bagaikan tongkat yang menjadi tempat tumbuhan merambat. Apabila tongkat itu lurus, maka lurus pula tumbuhan tersebut. Bila tongkat itu bengkok, maka bengkok pula tumbuhan tersebut. Jika tumbuhan itu tumbuh besar dalam keadaan bengkok, maka sulit untuk kembali meluruskannya. Oleh karena itu, memilih pasangan yang baik merupakan sebuah keniscayaan bagi lahirnya generasi-generasi yang berkualitas.

Pertanyaan yang muncul kemudian adalah, seperti apa kriteria pasangan yang baik itu? Dalam hal ini, Rasulullah SAW telah memberikan kita kriteria umum tentang pasangan yang baik.

“Wanita dinikahi karena empat kriteria: 1. Karena hartanya, 2. Karena nasabnya, 3. Karena kecantikannya, 4. Karena baik agamanya. Beruntunglah kamu yang memilih wanita karena baik agamanya; dengan demikian kamu akan bahagia.” (Muttafaqun ‘alaih)


Di antara empat alasan dinikahinya seorang wanita sebagaimana tersebut di atas, yang menjadi jaminan kebahagiaan adalah kriteria yang keempat, yaitu baik agamanya. Bila kita menikahi wanita karena memprioritaskan kebaikan agamanya, tiga kriteria selain itu adalah bonus buat kita. Ketika kebaikan agama telah berada dalam genggaman, maka kecantikan, nasab, dan banyaknya harta akan menjadi sarana pelengkap meraih kebaikan, keselamatan, dan kebahagiaan hidup di dunia sampai akhirat.

Bagaimana dengan kriteria seorang calon suami? Sama saja. sebagaimana hal di atas, kebaikan agama lah yang harus diprioritaskan. Tak ada manusia yang menginginkan sesuatu yang buruk bagi dirinya, khususnya tentang pasangan hidup. Walaupun banyak pula orang yang lebih memprioritaskan selain kebaikan agama, dia tetap ingin yang terbaik untuk dirinya. Mereka mengira bahwa apa yang mereka pilih adalah yang terbaik baginya.

0 Komentar 4 Alasan Dinikahinya Seorang Wanita

Posting Komentar

Ilmunikah.com - Maha Templates
Back To Top