Jumat, 25 Agustus 2017

Mencintaimu Tanpa Batas

Keheningan malam melerai pikiranku. Di sana kudapati rindu, cinta, kasih dan sayang yang tak mudah diungkapkan. Terkadang aku mencintaimu dalam diam, meski sesekali rindu ini kuungkapkan lewat sajak puisi dan surat-surat untukmu yang kutuliskan setiap harinya. Ya, meskipun kau tak tahu.

Aku paham, setiap hari kamu merasakan kejenuhan yang luar biasa dan bosan dengan kisah cinta ini. Apa kamu tahu mengapa aku bisa paham tentang hal ini? Karena aku merasakan hal lebih dari yang kamu rasakan saat ini.

Mencintai wanita

Aku sangat jenuh dan ingin berlari. Pergi menemuimu misalnya, atau mungkin pergi meninggalkanmu tanpa jejak. Tapi aku berpikir, ini bukan solusi, karena kutahu, tanpamu aku takkan bahagia, tak akan pernah bisa.

Aku akan tetap di sini, bertahan. Kita sama-sama tahu, tidak jarang cinta ini berubah menjadi luka, bukan bahagia yang sama-sama kita harapkan.

Cinta ini lebih dari sekedar puisi dan sajak yang indah. Ini tentang mencintaimu tanpa batas. Membuncah dalam do'a yang mengudara dan air mata sebagai simbol kepasrahan kepada Sang Maha Memiliki atas segala do'a yg dipintanya. Sulit rasanya terus menerka-nerka isi otakmu, bisa jadi aku tak sanggup dan menyerah. Tapi
aku tak mampu.

By: Maulida Mawarti Sasmi

0 Komentar Mencintaimu Tanpa Batas

Posting Komentar

Ilmunikah.com - Maha Templates
Back To Top